Perancangan Logistik Berbasis Geospasial
Senin, 11 Januari 2021
Badan Informasi Geospasial (BIG) pemilu di Indonesia
Pentingkah?
sumber:everyonehappy.com
Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang menjunjung tinggi demokrasi. Secara etimologis demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu “demokratia” yang terdiri dari dua kata yaitu “demos” yang artinya rakyat dan “kratos/kratein” yang artinya kekuatan atau pemerintahan. di dalam negara demokrasi, pemilihan umum (Pemilu) merupakan salah satu unsur yang sangat vital, karena salah satu parameter mengukur demokratis tidaknya suatu negara adalah dari bagaimana perjalanan pemilihan umum yang dilaksanakan oleh negara tersebut.
Di Indonesia pada umumnya,
istilah "pemilu" lebih sering merujuk kepada pemilihan anggota
legislatif dan presiden beserta wakil presiden yang diadakan setiap 5 tahun
sekali. Dalam palaksanaan pemilu di Indonesia memerlukan logistic berupa kotak
suara, bilik pemungutan, surat suara, tinta, segel, alat sebagai penanda dan tempat
pemungutan suara (TPS).
Terlaksananya Pemilu yang
efektif, jujur dan adil merupakan faktor penting bagi terpilihnya wakil rakyat
yang berkualitas dan mampu menyuarakan aspirasi rakyat. Untuk itu sudah
sewajarnya dikerahkan berbagai potensi bangsa bagi terlaksananya Pemilu yang
lebih baik. Salah satu potensi teknologi yang dapat dimanfaatkan adalah
teknologi Geospasial. Hal ini mengingat banyak aspek spasial yang terkait
dengan luasnya rentang wilayah NKRI.
pada 13 Maret 2012 lalu(diklatgeospasial.net(2012/03) ,
bertempat di Kantor Komisi Pemilihan Umum, telah dilakukan Penandatangan Nota Kesepahaman
antara Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Adapun
keterlibatan BIG dalam Pemilu antara
lain terkait dengan kewenangannya dalam penyediaan peta digital dan pemetaan
wilayah, terutama yang memuat permasalahan-permasalahan yang terjadi pada
penyelenggaraan pemilu, baik dari aspek geografis, kondisi alam, cuaca, maupun
moda angkutan yang tersedia. Sebagai contoh untuk mengembangkan Peta Informasi
Distribusi Logistik, kerjasama antara BIG dan KPU dilakukan sebagai upaya
menerapkan azas efisiensi dalam Manajemen Logistik Pemilu, khususnya
pendistribusian logistik Pemilu. Melalui analisis spasial,
pengiriman/distribusi Logistik akan menghasilkan waktu tempuh yang lebih pendek
dan biaya pengiriman yang lebih efisien.
kerjasama ini mengenai pemetaan daerah pemilihan yang
membutuhkan peta batas wilayah mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, dan provinsi.
Kemudian Pemetaan Kependudukan yang akan digunakan sebagai data pembanding
dalam pelaksanaan Pemilu. Dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman ini,
penyediaan Informasi Geospasial yang handal dibutuhkan sebagai salah satu upaya
mendukung aktivitas penyelenggaraan Pemilu yang efektif, jujur dan adil.
Terlebih wilayah Indonesia yang
sangat luas dan terdiri dari pulau-pulau sangat membutuhkan pemetaan ini agar
mempermudah pihak KPU dalam pendistribusian logistic pemilu yang akan digunakan
hingga pelosok negeri dan tercipata pemerataan hak rakyat Indonesia. Unutk kedepannya
juga badan informasi geospasial ini juga
dapat dimanfaatkan bukan hanya pemetaan distribusi logistic pemilu, juga dapat
dimanfaatkan sebagai berikut:
- . Data pemilih: jumlah penduduk yang termasuk pemilih, data pemilih di setiap TPS, jumlah pemilih DPT (Daftar Pemilih Tetap), jumlah DPT yang menggunakan hak pilih, jumlah DPT yang tidak menggunakan hak pilih
- . Data TPS: lokasi dan petugas TPS
- . Data hasil pemilihan: jumlah suara terkumpul, jumlah suara yang sah, jumlah suara yang tidak sah per TPS dan kumulatif.
Dengan begitu maka
akan mudah dilakukan analisis mengenai beberapa hal yaitu mengetahui daerah
persentasi partisipasi pemilih, mengetahui daerah dengan tingkat persentasi
suara sah dan tidak sah, mengetahui sejauh mana masyarakat mengetahui prosedur
pemungutan suara serta mengetahui hasil suara yang diperoleh masing-masing
calon legislative presiden beserta wakil presiden.
Sehingga dapat
dikatakan bahwasannya dengan adanya Badan Informasi Geospasial pemilu ini akan
meningkatkan pengelolaan pemilu kedepannya. Tak hanya berisi data pemilu, ada juga pengembangan pemetaan distribusi
perlengkapan pemilu berbasis informasi geospasial. Dengan adanya BIG ini akan
meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan logistik pemilu melalui
sistem yang terkoneksi secara online dan realtime. Monitoring pengadaan barang
dan jasa logistik serta pengirimannya dapat dimonitor dan dapat dikerjakan
dengan baik. Proses logistik yang tercakup adalah perencanaan, inventaris,
distribusi dan monitoring akan ada pada BIG tersebut, dimana hal tersebut akan
membantu pihak KPU untuk melaksanakan pengelolaan logistik. Selain itu, BIG ini
akan memuat informasi mengenai masa pelaksanaan kampanye yaitu meliputi dana
kampanye, tim kampanye dan izin cuti kampanye.
Hal terpenting
adalah BIG ini dapat mencakup proses pemilu yang akan dilaksanakan mulai dari
penyusunan tim KPU, penentuan calon legislatif dan presiden beserta wakil
presiden di Indonesia, distribusi logistik, sosialisasi pemilu, kampanye,
monitoring hasil pemungutan suara. Sehingga semua hal-hal terkait dapat di control
dengan baik secara berkesinambungan, efektif, jujur, adil dan transparan.



Hi author
BalasHapustopik yang dibahas sangat menarik
karna pemilu baru saja dilaksanakan dan dapat dianalisis dengan metode yang dipilih
btw
apakah metode tersebut juga dapat dipakai pada metode lain ?
Artikel yang menarik, apalagi mengenai pemilu yang sungguh banyak polemiknya saat ini. Terimakasih penulis. Ditunggu artikel selanjutnya
BalasHapusSaya setuju dengan pandangan penulis...
BalasHapusDitambah lagi setiap daerah memiliki masalahnya masing2 saat melakukan pemilu.. Terimakaish
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusartikel sangat bermanfaat
BalasHapusisinya sangat bermanfaat dan sangat jelas
BalasHapusArtikel ini disertai dengan gambar yang menarik dan sangat menambah pengetahuan saya tentunya thor. Ditunggu karya selanjutnya
BalasHapusArtikel ini sangat mudah dipahami dan informatif. Semoga banyak oknum yang terbantu akan tulisan ini, Semangat berkarya...saya tunggu karya selanjutnya
BalasHapus